ini rumah apa gudang ?
ini rumah apa persinggahan semata ?
ini rumah apa neraka ?
HELL YEAHH, kemana rumahku yang dulu ? rumahku dulu sebelum aku memutuskan untuk melanjutkan pendidikan ke malang, tak seperti sekarang ! suasana nya dulu apik, harmonis, damai, rindang…kemana kamu rumahku ? apa kamu pergi meninggalkan aku sendiri dengan kenangan – kenangan itu saja ?
mengapa yang ada sekarang hanya kicauan, cacian, teriakan, paras palsu, topeng, penghinaan dan hal yang lain membuatku lama kelamaan MUAK !! hari ini 15-Apr-2012 kau kakak keduaku, kakak yang selalu dibela oleh ayahku tanpa dia merasa dibela, kakak yang harusnya memberi contoh baik ke adiknya, kakak yang selalu ditutup – tutupi kesalahannya berkata : “SEMAKIN HARI SEMAKIN GA SADAR DIRI”..
benernya LO yang NGACA sana…selalu menganggap dirimu paling benar ! selalu mengutamakan egomu terlebih dahulu ! selalu MENOMORSATUKAN KELUARGA ISTRIMU dahulu dan mengenyahkan keluargamu sendiri yang sudah secara tidak langsung kau rugikan. kamu itu manusia atau jelmaan sih ? kemana hatimu ? atau jangan – jangan gak punya hati ??
kau selalu berfoya – foya, makan enak, impian tinggi, tapi tanpa usaha !!
kamu pikir berapa banyak keluarga ini membelamu, merangkulmu disaat kamu terpuruk ? kamu selalu melihat satu sisi yang negatif dan kau membuatnya menjadi dendam !! berapa banyak orang kau buat berdosa karena selalu ‘membicarakan’ tingkah lakumu ? KAMU ITU GAK HIDUP SENDIRI..camkan itu !
semasa kedua almarhum hidup, berapa kali kau membuat mereka mengangis / sambat / berkeluh kesah ? orang tua kita sudah berlaku adil tetapi tetap kau tak anggap adil. coba kamu ingat apa yang mereka berikan ?
- motor ? bisa dengan kasat mata aku hitung, kau mendapatkan 3x motor sesuai permintaanmu.
- susu anak ? mungkn tidak banyak yang tau, ingat bagaimana orang tua kita membantumu mendidik anak pertamamu !!!
- rumah ? kau selalu berkata ingin hidup jauh dari orang tua kita, tapi sampai sekarang kamu tetap disini dirumah yang harusnya menjadi bagianku.
aku tidak memperebutkan masalah warisan atau bagian masing – masing setelah orang tua kita enggak ada, tapi apa kamu pikir ? OMONGANMU ITU GAK SESUA SAMA YANG KAMU UCAPIN!!!
aku sungguh membencimu kakak kedua, aku sudah terlalu letih untuk belajar mempercayaimu,terlalu letih untuk mengerti maksudmu, terlalu lelah untuk mendengar hinaanmu !
satu pertanyaan terakhirku : KAPAN KAMU MEMBELA KELUARGAMU SENDIRI DAN BERSIKAP ADIL ?? KAMU LAHIR DARI TURUNAN YANG SAMA DENGANKU TAPI KENAPA KAMU MEMBELA MATI-MATIAN KELUARGA YANG BARU KAMU KENAL ????
